01 · Urutan
Empat Hal yang Wajib Diatur
Pilih mode strategi
AI Signal/CTC untuk pemula; Indikator/Momentum bila Anda paham teknikal.
Tetapkan nominal per order
Idealnya 1–5% dari modal. Jangan pakai nominal yang membuat beberapa kekalahan wajar langsung menghabiskan saldo.
Atur martingale seperlunya
Maksimal 3 step, multiplier 2–2,5x. Ini fitur paling berisiko — pahami sebelum menyalakannya.
Pasang stop loss & stop profit
Batas kerugian dan target harian. Pengaman utama yang tak bisa ditawar saat emosi memuncak.
02 · Martingale
Mengatur Martingale dengan Aman
Martingale memperbesar nominal setelah kalah agar satu kemenangan menutup kerugian. Ampuh, tapi berisiko: kebutuhan modal tumbuh berlipat sementara peluang menang tidak berubah.
| Parameter | Aman (pemula) | Berisiko |
|---|---|---|
| Max Step | 3 | 6+ |
| Multiplier | 2 – 2,5x | 3x ke atas |
| Nominal awal | Terkecil | Besar |
Hitung mundur dari modal: tentukan berapa step yang sanggup ditanggung saldo Anda, lalu pakai angka itu — bukan angka yang Anda inginkan. Detailnya di strategi martingale.
03 · Pengaman
Kenapa Stop Loss Wajib
Batas yang tak bisa ditawar
Keputusan berhenti di tengah kekalahan beruntun adalah yang tersulit. Stop loss yang dijalankan bot tidak bisa ditawar saat Anda sedang tertekan — itulah nilainya. Pasang sebelum menekan mulai, selalu.
04 · FAQ
Pertanyaan yang Sering Muncul
Setting robot Stockity yang aman untuk pemula seperti apa?
Mulai dari nominal terkecil, martingale maksimal 3 step dengan multiplier 2–2,5x, dan pasang stop loss harian yang tegas. Uji semuanya di mode demo dulu sebelum real.
Berapa multiplier martingale yang disarankan?
2 sampai 2,5x dengan maksimal 3 step untuk pemula. Semakin tinggi multiplier dan step, semakin cepat modal terkuras saat kalah beruntun.
Apakah wajib memasang stop loss?
Sangat disarankan. Stop loss harian adalah pengaman utama — bot berhenti sendiri saat batas kerugian tercapai, menyelamatkan Anda dari keputusan emosional.
Mode mana yang paling mudah disetting?
AI Signal dan CTC paling ramah pemula karena tidak butuh mengatur parameter teknikal. Mode Indikator butuh pemahaman SMA/EMA/RSI.